KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Afi Azkiya Fitulkahfi (25), ibu muda asal Kediri, mengaku sangat terbantu saat bayinya yang baru berusia satu bulan mengalami gejala tubuh membiru dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Ia menuturkan pelayanan medis yang diterima berjalan cepat tanpa ada perbedaan perlakuan antara pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum.
“Pelayanannya sama, tidak dibeda-bedakan, langsung dilayani dengan cepat tanpa ada kata nanti-nanti,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan sang bayi mengalami hipotermia akibat perubahan cuaca ekstrem. Tim medis sempat melakukan observasi terhadap kemungkinan penyakit jantung bawaan, namun hasil pemeriksaan spesialis jantung menyatakan kondisi aman.
“Alhamdulillah hasilnya dinyatakan aman dan anak saya kini sehat serta diperbolehkan pulang,” kata Afi lega.
Sebagai peserta JKN Mandiri kelas tiga, ia menegaskan seluruh rangkaian perawatan, pemeriksaan dokter spesialis, hingga rawat inap ditanggung penuh BPJS Kesehatan.
“Untuk perawatan saat ini sama sekali tidak ada tambahan iur biaya yang dibebankan,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan sebelumnya telah menggunakan JKN untuk operasi sesar saat melahirkan anak pertamanya karena indikasi medis.
“Mulai dari operasi hingga pemulihan, semuanya ditanggung penuh tanpa ada biaya tambahan sepeser pun,” tuturnya.
Pengalaman tersebut membuat Afi semakin yakin bahwa Program JKN memberikan perlindungan kesehatan merata bagi masyarakat.
“Kesan saya menjadi peserta BPJS tentu sangat baik dan senang, karena merasa sangat dibantu oleh program ini. Pelayanannya sangat cepat dan bagus sekali,” pungkasnya. (uji/mar)










