KAI Catat 7,5 Juta Penumpang Kelas Eksekutif pada Semester I 2026

BANGSAONLINE.com KAI mencatat layanan kereta api kelas eksekutif mengangkut sebanyak 7.575.682 pelanggan sepanjang periode berjalan. Angka tersebut tumbuh 18,78 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 6.377.851 orang.

Secara keseluruhan, pengguna kereta api jarak jauh mencapai 25.188.824 orang. Segmen eksekutif menyumbang porsi sekitar 30,08 persen dari total penumpang.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan layanan premium ini tersedia pada berbagai perjalanan antarkota yang menghubungkan pusat pemerintahan dan kawasan bisnis.

“Di dalam kereta api, pelanggan dapat beristirahat, membaca, menyelesaikan pekerjaan, berbincang bersama keluarga, atau menikmati pemandangan dari balik jendela. Waktu perjalanan menjadi bagian dari pengalaman sebelum pelanggan tiba di kota tujuan,” ujarnya.

Anne menambahkan, pemandangan alam sepanjang lintasan menjadi daya tarik tersendiri bagi penumpang. Pemesanan tiket kereta jarak jauh dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI.

“Perjalanan kereta api memperlihatkan Indonesia dari sudut yang dekat. Pelanggan dapat melihat perubahan dari kawasan perkotaan menuju persawahan, perbukitan, sungai, dan kota-kota yang dilewati. Setiap perjalanan mempunyai cerita visual yang berbeda,” katanya.

Sementara itu, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan komitmen perusahaan menjaga kenyamanan layanan eksekutif.

“Setiap detail perjalanan perlu dijaga agar pelanggan merasa nyaman. Mulai dari kemudahan memperoleh informasi, kesiapan petugas, kebersihan, kenyamanan selama perjalanan, hingga suasana yang dinikmati dari balik jendela. Seluruhnya menjadi bagian dari pengalaman salah satunya pada layanan kelas eksekutif KAI,” ujarnya.

Melalui aplikasi digital resmi, calon penumpang dapat memilih tempat duduk sesuai keinginan dan mengelola tiket sebelum jadwal keberangkatan. (rom)