Dinkes Kota Batu Gencarkan Sosialisasi TBC, Warga Diajak Perkuat Deteksi Dini

Ringkasan Berita
  • Dinas Kesehatan Kota Batu mengintensifkan sosialisasi pencegahan TBC di 24 desa/kelurahan dari Juli hingga awal Agustus 2026, melibatkan perangkat desa, kader, dan tokoh masyarakat sebagai ujung tombak kesadaran.
  • Sosialisasi mengenalkan bahaya TBC, cara penularan, deteksi dini, dan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk kelompok berisiko, terutama keluarga serumah penderita.
  • Tantangan utama adalah banyaknya kasus tak terdeteksi dan rendahnya kesadaran masyarakat berisiko untuk ikut TPT, padahal target penanganan 2026 adalah 589 pasien.
  • Upaya eliminasi TBC 2030 bertumpu pada tiga pilar: temukan semua penderita, obati tuntas, serta investigasi kontak dan terapi pencegahan.
  • Masyarakat diimbau hindari kontak langsung di ruang tertutup dengan penderita aktif, gunakan masker, cuci tangan, pola hidup sehat, dan vaksin BCG pada bayi untuk pencegahan.

KOTA BATU,BANGSAONLINE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu terus mengintensifkan upaya pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TBC) melalui sosialisasi yang digelar secara bertahap di seluruh 24 desa dan kelurahan.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak awal Juli hingga 4 Agustus 2026 sebagai bagian dari percepatan eliminasi TBC di Kota Batu.

Sosialisasi tahap kesembilan dilaksanakan di Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan itu mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para penggerak di tingkat desa yang menjadi sasaran utama program.