Pameran Satwa Eksotis di Lamongan Jadi Magnet Wisata Edukasi

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Alun-Alun Kabupaten Lamongan dipadati ratusan warga pada Minggu (5/7/2026). Mereka mengunjungi pameran bertajuk "Sensasi Satwa Eksotis".

Acara yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan (Disnakeswan) Kabupaten Lamongan ini menyajikan beragam koleksi hewan unik yang jarang ditemui sehari-hari. Mulai dari musang, kura-kura, iguana, hingga ular berukuran besar menjadi magnet utama bagi para pengunjung, terutama anak-anak. Sejak pagi hari, suasana alun-alun sudah riuh oleh warga yang antre untuk melihat, berinteraksi langsung, hingga berswafoto dengan satwa-satwa tersebut.

Pameran ini turut melibatkan lebih dari 300 pencinta satwa yang tergabung dalam 13 komunitas hewan eksotis. Kehadiran para pemilik hewan ini berhasil mencairkan ketegangan pengunjung. Banyak warga yang awalnya takut saat melihat reptil raksasa, perlahan mulai berani setelah mendapat penjelasan bahwa satwa-satwa tersebut sudah jinak dan terbiasa berinteraksi dengan manusia.

Salah seorang pengunjung, Yuslia, mengungkapkan kegembiraannya bisa membawa sang buah hati ke pameran ini sebagai alternatif mengisi liburan sekolah.

"Awalnya takut, apalagi melihat ular dan iguana yang besar. Tapi setelah dijelaskan kalau hewannya jinak dan aman, anak-anak malah senang bisa memegang dan berfoto bersama. Ini bagus untuk mengisi liburan sekolah," ujarnya.

Apresiasi terhadap tingginya antusiasme masyarakat datang dari Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara. Ia mencermati bahwa tren memelihara hewan kesayangan di Lamongan menunjukkan grafik yang terus meningkat. Hal ini terlihat jelas dari banyaknya warga yang membawa kucing, anjing, kelinci, burung, hingga hewan eksotis untuk berpartisipasi dalam kegiatan jalan santai yang digelar bersamaan.

"Selain daya tarik dan hobi, memelihara hewan kesayangan juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Hal ini tentu dapat membuka peluang usaha baru di bidang pet industri," tutur Wabup Dirham.

Melalui kesuksesan pameran ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap masa libur sekolah kali ini benar-benar memberikan dampak positif. Tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa cinta, kepedulian, serta kesadaran generasi muda terhadap kelestarian dan kesejahteraan satwa.

Sementara Kepala Disnakeswan Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati, menjelaskan bahwa pameran ini dirancang bukan sekadar sebagai sarana hiburan, melainkan juga wadah bagi komunitas pencinta satwa untuk saling bertukar wawasan dan mempererat tali silaturahmi. Poin utamanya adalah menanamkan rasa tanggung jawab dalam merawat hewan serta mengenalkan keanekaragaman satwa kepada anak-anak sejak usia dini.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi komunitas untuk berpartisipasi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang satwa. Kami juga membuka layanan Posyandu Kucing gratis sebagai bentuk pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat Lamongan," katanya.

Fasilitas posyandu kucing cuma-cuma ini pun langsung diserbu warga yang membawa hewan peliharaan mereka. Di sana, mereka bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar hingga berkonsultasi mengenai perawatan hewan secara intensif bersama tenaga medis veteriner.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: