Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Siapkan Teknologi Penghasil 40 Liter Air per Malam

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Siapkan Teknologi Penghasil 40 Liter Air per Malam Bupati Trenggalek Moch.Nur Arifin saat menyaksikan teknologi kondensasi di Gandusari

TRENGGALEK,BANGSAONLINE.com - Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin menyatakan Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan teknologi kondensasi sebagai salah satu solusi untuk menghadapi ancaman yang diperkirakan terjadi pada tahun ini.

Teknologi tersebut bekerja dengan menangkap uap air di udara dan mengubahnya menjadi air melalui proses kondensasi. Inovasi ini dikembangkan oleh Kepala Dinas Pertanian Trenggalek bersama sejumlah inovator lokal.

Menurut Arifin, alat kondensasi yang dirancang menggunakan sebagian besar material dari barang bekas itu mampu menghasilkan hingga 40 liter air dalam satu malam.

“Mengadapi ancaman yang menurut BMKG tahun ini cukup parah, ya El Nino Godzila katanya, saking panasnya gitu ya, nah maka harapanya ini bisa menjadi solusi,” kata Arifin di sela kunjungannya ke SDN 2 Gandusari, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, saat musim kemarau panjang terjadi, jumlah desa yang terdampak di Kabupaten Trenggalek dapat mencapai antara 92 hingga 100 desa. Kondisi tersebut kerap membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah () kewalahan dalam mendistribusikan bantuan air bersih.

Karena itu, pemerintah daerah berharap teknologi kondensasi dapat menjadi alternatif penyediaan air bagi masyarakat di wilayah yang mengalami krisis air bersih.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO