Soroti Muktamar ke-35 NU, Poros Muda NU: Harus Lahirkan Pemimpin Baru Sesuai Harapan Warga Nahdliyin

“Penilaian ini bukan untuk menyalahkan, melainkan sebagai bahan evaluasi mendalam agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang. Lima tahun terakhir harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen NU,” kata Ramadan Isa, dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Dia menegaskan Muktamar ke-35 NU menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan. Karena itu, ia meminta seluruh elemen NU lebih selektif dalam memilih pemimpin baru.

“Ketua Umum PBNU mendatang bukan hanya tokoh yang populer atau memiliki garis keturunan semata, melainkan sosok yang memiliki visi besar, peta jalan yang jelas, keberanian mengambil keputusan strategis untuk kepentingan jam’iyyah, serta mampu menyatukan seluruh lapisan NU dari akar rumput hingga pusat menjadi kekuatan kolektif yang solid,” tegasnya.

Pria yang karib disapa Dhani itu berharap, adanya pemimpin baru yang mampu mengembalikan NU sebagai gerakan sosial-keagamaan yang mandiri dan berpihak kepada kepentingan umat.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: