Konferensi pers kasus penyalagunaan LPG bersubsidi yang diungkap Polresta Sidoarjo
- 213 tabung gas LPG 3 kg kosong;
- 90 tabung gas LPG 3 kg isi;
- 72 tabung gas LPG 12 kg kosong;
- 109 tabung gas LPG 12 kg isi;
- 55 buah alat penyuntik (pen);
- 1 unit mobil Grandmax pick up nopol W-8984-PW;
- 1 buah timbangan;
- 1 pack segel LPG 12 kg;
- 35 buah paving blok;
- 10 buah besi penyangga.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 dan atau Pasal 53 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah dalam UU Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar. (cat/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




