Gowes Bangkalan-Jombang 123 Km, Ketum Ansor Enggan Pakai Sepeda Listrik

Gowes Bangkalan-Jombang 123 Km, Ketum Ansor Enggan Pakai Sepeda Listrik Addin Jauharudin, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Gerakan Pemuda (GP) Ansor menggelar kegiatan bertajuk Gowes BangkalangJombang dengan menempuh jarak 123 kilometer pada Minggu (26/4/2026) mendatang.

Gowes napak tilas pendirian NU ini diprediksi diikuti ribuan kader Ansor, masyarakat umum, serta komunitas sepeda.

Kegiatan gowes ini akan melintasi enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bangkalan, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, hingga Kabupaten Jombang sebagai titik akhir.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin mengatakan kegiatan gowes ini terbuka untuk umum, tidak hanya kader Ansor.

Ia juga berkomitmen akan mengikuti kegiatan tersebut secara penuh dari Bangkalan hingga Jombang menggunakan sepeda pancal.

“Saya gowes full Bangkalan - Jombang dengan sepeda pancal manual jenis road bike, bukan sepeda listrik. Ini bagian dari meresapi perjuangan para muassis NU dan Ansor,” kata Addin dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Addin mengungkapkan, dalam rangkaian Harlah Ansor ke-92 terdapat dua kegiatan utama yang akan dilaksanakan.

Ia menjelaskan, selain gowes Bangkalan–Jombang sejauh 123 kilometer, juga akan digelar ziarah kubro ke para muassis Nahdlatul Ulama, di antaranya makam Syaikhona Kholil Bangkalan dan KH Wahab Chasbullah di Tambakberas, Jombang.

Ia menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar olahraga, melainkan juga sebagai upaya merawat ingatan kolektif terhadap perjuangan para ulama pendiri Nahdlatul Ulama.

“Ziarah kubro ini menjadi momentum meneguhkan kembali hubungan spiritual dan historis kader Ansor dengan para muassis NU. Sementara gowes menjadi simbol gerak aktif pemuda dalam menjaga persatuan dan energi kebangsaan,” terangnya.

Ia menambahkan, kombinasi antara ziarah dan olahraga diharapkan mampu menjangkau generasi muda dengan pendekatan yang relevan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan lintas komunitas.

Addin melanjutkan, agenda ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah GP Ansor yang mengusung semangat penguatan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta konsolidasi kader muda Nahdlatul Ulama melalui pendekatan yang lebih inklusif dan produktif.

“Melalui kegiatan ini, GP Ansor menegaskan komitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun karakter pemuda yang religius, nasionalis, dan berdaya saing, sejalan dengan tema Harlah ke-92, Satukan Energi Pemuda Indonesia,” pungkas Addin. (mdr/van)