Polres Pasuruan Bongkar Praktik Oplos LPG Subsidi Jadi 12 Kg, Raup Untung hingga Puluhan Juta

Menurutnya, praktik tersebut bukan dilakukan secara spontan, melainkan telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun dengan modus sederhana namun efektif.

"Tabung LPG 3 kilogram dihubungkan ke tabung 12 kilogram menggunakan selang regulator. Untuk mempercepat perpindahan gas, tabung 12 kilogram didinginkan menggunakan es batu, sedangkan tabung 3 kilogram direndam dalam air panas," ungkapnya.

Perbedaan suhu itu menciptakan tekanan yang membuat gas berpindah dari tabung subsidi ke tabung nonsubsidi. Setelah dianggap penuh, tabung 12 kilogram ditimbang ulang, dipasangi segel palsu, lalu dijual ke pasaran dengan harga sekitar Rp130 ribu per tabung.

Dari praktik ilegal tersebut, S. diduga meraup keuntungan hingga Rp24 juta per bulan, sementara M.N. memperoleh sekitar Rp3 juta per bulan.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: