Puluhan Korban SK Palsu PNS dan PPPK Muncul di Gresik

Puluhan Korban SK Palsu PNS dan PPPK Muncul di Gresik PNS Pemkab Gresik saat mengikuti apel. Foto: Ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Jumlah korban dugaan penipuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS dan PPPK palsu di lingkungan Pemkab Gresik terus bertambah. Selain SE asal Menganti, puluhan orang lain nekat mendatangi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk masuk kerja pada Senin (6/4/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya 14 orang sudah menjadi korban penipuan SK palsu dan sempat hadir di berbagai OPD. Mereka tersebar di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Gresik, Bagian Umum dan Perlengkapan, Bagian Organisasi Tatalaksana (Ortala), Kecamatan Driyorejo, serta sejumlah kecamatan lain.

“Kemarin yang saya tahu waktu di Badan Kepegawaian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ada 14 orang, 2 laki-laki dan 12 perempuan. Mereka 1 orang dapat SK PNS untuk tugas di Prokopim, 2 di Ortala, 1 di Bagian Umum, dan lainnya di kecamatan,” kata salah satu pegawai yang enggan disebutkan namanya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (8/4/2026).

Sementara itu, Kabag Umum dan Perlengkapan Setda Gresik, Khoirul, membenarkan adanya seorang perempuan korban SK PPPK palsu yang datang ke kantornya. 

“Iya, hari Senin ada seorang perempuan dengan pakaian PNS dengan kondisi hamil tua menghadap saya. Dia matur (izin) mau ngantor hari pertama. SK pengangkatannya PPPK,” ucapnya.

Menurut dia, korban asal Kecamatan Benjeng itu datang dengan membawa SK PPPK tahun 2024 yang ternyata hanya berupa fotokopi legalisir. Khoirul menambahkan, korban mengaku baru menerima SK sehingga langsung masuk kerja.

“Awalnya saya kira korban ini PNS pindahan dari tempat lain ke Bagian Umum. Ternyata saya tanya bukan. Korban bilang sebagai PPPK baru yang ditugaskan di Bagian Umum,” paparnya. (hud/mar)