Ditambahkan Khofifah, menjelang Idul Fitri ini, Pemprov bersama BI juga meluncurkan mobil Epic (Etalase Pengendali Inflasi Kabupaten/Kota) dimana mobil ini diluncurkan untuk menstabilkan harga pangan dengan mendistribusikan kebutuhan pokok (beras dan minyak).
Sebelum menghadiri kegiatan pasar murah di Pare, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Laras di Desa Butuh , Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.
Ditempat ini, Gubernur menyerahkan bantuan kepada ratusan penerima bantuan sosial dalam agenda Sapa Bansos.
Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Dalam sambutannya, Khofifah mengatakan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak sekadar berbentuk distribusi materi.
Lebih dari itu, bansos adalah simbol nyata kehadiran negara dalam menjaga martabat dan nilai kemanusiaan, termasuk bagi penyandang disabilitas mental yang tengah menjalani proses rehabilitasi.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak hanya hadir untuk urusan ekonomi, tetapi juga untuk urusan kemanusiaan. Kita ingin memastikan seluruh warga memiliki ruang harapan untuk pulih dan berdaya,” tegasnya.
Khofifah juga memberikan apresiasi kepada para pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), SDM Program Keluarga Harapan (PKH), Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta relawan sosial lainnya.
Mereka dinilai sebagai garda terdepan dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, dalam laporannya menyampaikan bahwa total anggaran bantuan sosial yang dikelola Dinsos Jatim tahun ini mencapai lebih dari Rp160 miliar.
Selain itu, bantuan keuangan khusus dan bantuan keuangan desa di seluruh Jawa Timur juga mencapai ratusan miliar rupiah.
Khusus untuk Kabupaten Kediri, total bantuan sosial dan bantuan keuangan yang disalurkan tahun ini mencapai lebih dari Rp15 miliar. Bantuan tersebut mencakup dukungan bagi masyarakat miskin, pelaku usaha kecil, serta kelompok rentan yang menjalani rehabilitasi sosial.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Maria Ulfa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Kediri. Ia menyoroti langkah reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan bagi puluhan ribu warga yang sebelumnya nonaktif, serta progres pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program nasional.
Menurutnya, bantuan sosial yang disalurkan pada bulan Ramadan menjelang Idulfitri ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat. (uji/van)










