
Gus Irfan menegaskan komitmennya agar penyelenggaraan haji bisa memberikan manfaat finansial kepada masyarakat. Untuk mewujudkan itu, salah satu strategi Kementerian Haji dan Umrah adalah berupaya menyuplai makanan sendiri untuk jemaah haji dari Indonesia.
BACA JUGA:Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi dan Tegaskan Penguatan Layanan
"Dan itu (menyuplai makanan untuk jemaah haji, red) nggak mudah. Di sana itu (Arab Saudi, red) peraturannya ketat," ujarnya.
Cucu pendiri NU, Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, ini pun menyampaikan inovasi yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah agar jemaah haji tetap bisa menikmati masakan asli nusantara, yakni melalui makanan RTE (ready to eat).










