Menhaj Gus Irfan bersama Menteri PPPA Arifah Fauzi, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, dan jajaran saat Rakernas Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang. Foto: Dok. Kemenhaj.
TANGERANG, BANGSAONLINE.com – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau yang lebih akrab disapa Gus Irfan, telah melakukan soft launching aplikasi Persiapan Haji yang kini hampir mencapai 100 persen.
Langkah ini ditegaskan Gus Irfan sebagai komitmen pemerintah dalam peningkatan kualitas layanan haji 2026 melalui penguatan digitalisasi, transparansi, dan pengawasan menyeluruh, guna meningkatkan kesiapan jemaah.
Selain itu, Menhaj Gus Irfan juga memperkenalkan Aplikasi Haji dan Umrah Store sebagai inovasi layanan untuk memudahkan jemaah.
“Aplikasi Haji dan Umrah Store kami hadirkan agar jemaah tidak terbagi fokusnya pada urusan belanja oleh-oleh dan logistik. Jemaah dapat lebih khusyuk beribadah, sementara kebutuhan lainnya difasilitasi dengan baik,” jelas Gus Irfan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang, Rabu (8/4/2026).
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, distribusi kartu Nusuk akan dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan guna memastikan kelancaran mobilitas jemaah di Arab Saudi.
Gus Irfan menegaskan pentingnya transparansi dalam pengambilan kebijakan, termasuk dalam pemilihan vendor layanan bagi jemaah haji.
Dalam aspek pengawasan, Kementerian bersama Komisi VIII DPR RI terus melakukan evaluasi di lapangan. Saat ditemukan fasilitas hotel yang kurang layak, langsung dilakukan koordinasi hingga dilakukan penggantian.
Menhaj Gus Irfan juga menekankan bahwa berbagai catatan negatif pada penyelenggaraan haji tahun sebelumnya tidak boleh terulang kembali.
“Permasalahan seperti keluarga terpisah, keterlambatan distribusi Nusuk, konsumsi pada hari tasyrik, hingga transportasi harus menjadi perhatian serius. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Gus Irfan mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pelayanan sebagai bagian dari ibadah.
“Jadikan pelayanan kepada jemaah sebagai niat ibadah yang penuh keikhlasan agar menghadirkan keberkahan. Saya optimistis penyelenggaraan haji tahun ini akan berjalan lancar, aman, dan penuh berkah,” pungkasnya. (msn)





