“Modal UMKM kita sangat terbatas. Jika pembayaran terlalu lama, pelaku usaha bisa kehabisan modal untuk produksi berikutnya,” tegasnya.
Ia berharap, pihak pengelola ritel modern dapat memberikan kemudahan dalam sistem pembayaran dan lebih berpihak kepada produsen kecil.
BACA JUGA:Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Progam Bunga Nol Persen untuk UMKM: Harus Tepat Sasaran
“Kami di legislatif akan mendorong kebijakan agar produk lokal Bangkalan mendapat tempat yang layak dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ke depan, ia akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar modern bersama Diskumdag untuk melihat etalase pasar modern, untuk memastikan sudah ada produk lokal dari masyarakat Bangkalan.










