"Pengenalan wawasan kebangsaan dan bela negara perlu diberikan sedini mungkin. Dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, kami ingin menanamkan rasa bangga terhadap Indonesia, membangun disiplin, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di hati anak-anak,” ujar Letda Inf M Rafly Fatoni.
Ia menambahkan, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti perbaikan jalan dan rumah, tetapi juga pembangunan karakter dan mental masyarakat, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Kepala TK Dharma Wanita Persatuan Desa Kedondong, Muttaqinakin Najiyah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian TNI terhadap pendidikan anak usia dini.
“Kami merasa sangat terhormat dan berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI di sekolah kami. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan menjadi teladan bagi anak-anak untuk lebih mencintai tanah air serta menghargai jasa para pahlawan,” ungkapnya penuh haru.










