“Intinya, harus ada peningkatan kualitas, baik dalam hal pengumpulan, distribusi, pelaporan, transparansi keuangan, maupun digitalisasi,” tegasnya.
Mantan Ketua PWNU Jatim itu menuturkan, pengumpulan zakat Baznas Jatim saat ini telah mendekati Rp48 miliar.
Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari dukungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pihaknya optimistis target pengumpulan Rp60 miliar dapat tercapai.
“Kami juga melihat kinerja Baznas di beberapa kabupaten/kota masih bervariasi, tergantung pada komitmen kepala daerahnya. Di sinilah suka dukanya Baznas, karena meski bersifat struktural, kami tetap harus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah,” imbuhnya.










