Jatim Fest 2025 menampilkan 3 sektor utama yang menjadi kekuatan ekonomi kreatif Jawa Timur, yaitu Wastra (tekstil tradisional), Makanan dan Minuman (Mamin), serta Heritage atau warisan budaya.
“Kami ingin menciptakan pengalaman pameran yang terbuka, komunikatif, dan edukatif,” kata Kabiro Perekenomian Setdaprov Jatim.
BACA JUGA:Gubernur Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Malang Aman, Pertamina Tambah Distribusi BBM
Untuk mendukung hal tersebut, pameran tahun ini menerapkan konsep open booth, menggantikan sekat-sekat kecil.
Konsep ini memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM, mencicipi produk, dan memahami proses kreatif di baliknya. Pameran pun menjadi ruang interaksi bisnis, promosi, dan kolaborasi.










