Ia turut mengapresiasi capaian positif sektor peternakan Jawa Timur. Berdasarkan data BPS 2023–2024, produksi daging unggas meningkat signifikan sebesar 768.232 kg.
Kota Surabaya mencatat kenaikan produksi ayam petelur sebanyak 6.994 kg, serta peningkatan pada daging itik dan ayam buras.
Menurut Ning Lia, pencapaian ini menunjukkan bahwa Jawa Timur tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memperkuat daya saing ekspor.
Ia menekankan, prudential trade menjadi kunci agar perdagangan internasional berjalan sehat dan berkelanjutan. Beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan pemerintah meliputi diversifikasi pasar, perlindungan investasi, manajemen risiko kurs, dan pengawasan praktik perdagangan curang.










