Oknum ASN dan THL saat berada di Mapolres Bangkalan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Satu oknum ASN dan satu Tenaga Harian Lepas (THL) di Kecamatan Modung dikenakan sanksi pemberhentian sementara lantaran diduga terlibat penyalahgunaan saat digerebek Polres Bangkalan.
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangkalan, Ari Murfianto dalam dialog interaktif bersama RRI Sampang menyatakan bahwa langkah administratif telah diambil sebagai respons awal.
BACA JUGA:
- Kos di Blega Diduga Jadi Lapak Sabu, Polres Bangkalan Amankan Pria 50 Tahun dan Puluhan BB
- Warga Bangkalan Tewas Diduga Ditusuk Iparnya
- Viral Teror Pocong Bersajam Resahkan Warga, Polres Bangkalan: UIah Iseng Tiga Pemuda
- Ricuh di Arena Sabung Ayam Perbatasan Bangkalan-Sampang, Polisi Belum Beri Penjelasan
“Karena yang bersangkutan statusnya sebagai ASN dan THL, maka sebelum dilakukan proses lebih lanjut, kami lakukan pemberhentian sementara,” ujarnya. Senin (11/8/2025)
Menurut Ari, mekanisme penegakan disiplin berbeda antara ASN dan THL. ASN harus menunggu hasil proses hukum pidana sebelum dijatuhi sanksi disiplin sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sementara THL dapat langsung diputus hubungan kerjanya karena pelanggaran tersebut telah tertuang dalam perjanjian kerja.
“Untuk THL, tidak perlu menunggu proses hukum. Jika terbukti menyalahgunakan narkoba, maka pemutusan hubungan kerja bisa langsung dilakukan,” tegasnya.
Dia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mendapatkan dokumen pendukung.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




