Kiai Asep memang popular sebagai ulama mandiri. Tak mau minta bantuan kepada pemerintah. Bahkan ia mendidik putra-putrinya, termasuk Gus Bara sebagai bupati, tidak memanfaatkan jabatan untuk mengeruk keuntungan dari APBD.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Kiai Asep mengundang para kiai dan tokoh serta warga Mojokerto untuk shalat malam, istighatsah, khataman al Quran dan doa bersama, di Pendopo Peringgitan Pemkab Majokerto pada Sabtu (26/7/2027) malam.
Menurut Kiai Asep, acara itu untuk mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto, Gus Bara dan Rizal Octavian. “Agar Mas Bara dan Mas Rizal Octavian sebagai bupati dan wakil bupati bisa memimpin dengan adil, bijaksana, damai dan terhindar dari malapetaka,” kata Kiai Asep yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP Pergunu).
Selain mendoakan Gus Bara dan Rizal Octavian, kata Kiai Asep, juga mendoakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto.










