“Misalnya, harga telur yang di pasaran mencapai Rp27.000/kg dijual Rp23.500, dan beras medium dijual seharga Rp60.000/5 kg, lebih murah dari harga pasar Rp62.500,” jelasnya.
Tak hanya itu, Kejaksaan juga membuka layanan konsultasi hukum gratis dan pemeriksaan kesehatan di lokasi. Masyarakat bisa menyampaikan pertanyaan seputar hukum sambil berbelanja. Bahkan tersedia layanan untuk pembayaran PBB yang terintegrasi dengan Bank Jatim.
“Kami ingin masyarakat dapat manfaat maksimal dalam satu kunjungan: belanja murah, konsultasi hukum, cek kesehatan, dan bayar pajak,” ujar Kajari Andi Mirnawati.
Andi Mirnawati juga menyinggung terkait kekhawatiran masyarakat soal beras oplosan. Ia menyatakan pihaknya telah melakukan pengecekan kualitas beras dari Bulog dan memastikan mutunya bagus dan sehat.










