Prof. Dr. Kiai Asep Saifuddin Chalim saat memimpin doa dalam acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur di Hotel Aria Centra Surabaya, Sabtu 24 Mei 2025.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Prof. Dr. KH. Asep Saifudddin Chalim, M.A., mengajak peserta Musyawarah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur meramaikan shalat malam dan shalat subuh berjemaah. Karena shalat malam dan shalat subuh berjemaah akan membuat kita banyak rezeki sehingga DMI juga bisa berdakwah dengan mal atau harta sekaligus memakmurkan masjid.
Ajakan Prof Dr Kiai Asep Saifuddin Chalim itu disampaikan saat memimpin doa dalam acara pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur di Hotel Aria Centra Surabaya, Sabtu 24 Mei 2025.
BACA JUGA:
- Ingin Doa Kita Terkabul dan Banyak Rezeki? Berdoalah pada Jumat, Ini Teks Doanya
- Luar Biasa! 318 Santri Amantul Ummah Lolos UTBK-SNBT, Banyak yang Hafal Quran
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amanatul Ummah Terima Sapi Kurban Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Sekda, PAN, BPN, & Wali Santri
Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto itu menilai peran DMI sangat stategis karena para pengelola masjid bersentuhan langsung dengan ibadah masyarakat. Sehingga para pengurus DMI bisa memotivasi masyarakat lewat program unggulan yaitu shalat malam dan shalat subuh berjemaah.
Menurut Kiai Asep, jika masyarakat di sekitar masjid rajin shalat malam dan shalat subuh berjemaah, maka masyarakat itu bakal makmur. Ia mengaku pernah menyaksikan sebuah desa yang masyarakat rajin shalat malam dan shalat subuh berjemaah.
“Masyarakatnya makmur,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu.
Menurut Kiai Asep, banyak sekali referensi hadits yang menyebutkan bahwa shalat malam banyak manfaatnya. Terutama mempermudah dan memperbanyak rezeki.
“Cukuplah kita shalat malam satu jam sebelum shalat subuh Setelah itu kita shalat subuh berjemaah,” kata Kiai Asep dalam pidato singkat karena waktunya mepet dengan waktu maghrib.
Kiai Asep kembali mengutip Hadits yang artinya, “Barang siapa yang shalat subuh berjemaah, maka hidup dia dalam tanggungan Allah. Sungguh Allah tidak meminta apapun untuk menanggung hidup orang itu kecuali shalat Subuh berjemaah.”
Kiai Asep minta setelah shalat Subuh kita jangan tidur. Karena ada waktu tertentu Allah membagikan rezeki kepada manusia.
Kiai Asep lalu mengutip hadits yang menceritakan teguran Rasulullah kepada istrinya, Siti ‘Aisyah. Saat itu, tutur Kiai Asep, Siti ‘Aisyah sedang rebahan atau tiduran menjelang shalat Subuh.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




