Koleksi tersebut mencakup topeng tradisional, senjata khas daerah, hingga alat-alat antik dari berbagai penjuru Indonesia. Tak hanya menyuguhkan fisik benda budaya, museum ini juga memanfaatkan teknologi canggih dengan menampilkan informasi berbasis virtual yang memperkuat sisi edukatifnya.
“Kami memberikan apresiasi tinggi atas keberadaan Museum Heritage ini. Didesain tidak hanya sebagai tempat penyimpanan sejarah, namun juga sebagai destinasi wisata edukatif yang memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Nusantara kepada generasi muda serta wisatawan,” kata Fadly Zon.
Tak hanya Museum Heritage, ia juga mengunjungi The Bagong Adventure Museum Tubuh, museum anatomi tubuh di Indonesia yang menghadirkan pengetahuan medis dalam balutan wisata. Di museum ini, Fadly Zon diajak menelusuri beberapa lantai yang menyajikan informasi interaktif mengenai anatomi tubuh manusia.
“Konsep edukatif yang menarik seperti ini bisa menjadi alternatif pariwisata berbasis pendidikan. Ini langkah strategis dalam mendekatkan masyarakat pada dunia ilmu pengetahuan dan kesehatan,” ucapnya.










