Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim saat menyerahkan santunan kepada anak yatim secara simbolis. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah di Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, menggelar acara buka puasa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim, Kamis (20/3/2025).
Kegiatan ini juga sebagai media untuk menjalin silaturahim dan memperkokoh ukhuwah di antara masyarakat, sekaligus sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan Kota Kediri yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, kebersamaan, kerukunan dan kekompakan.
BACA JUGA:
- Hadiri Pengukuhan ATTI Kota Kediri, Gus Qowim Sebut Taijiquan Jawaban Kebutuhan Hidup Modern
- Wali Kota Kediri Jelaskan 3 Raperda, dari Jalanan hingga Cadangan Pangan
- Rumah Kerap Bocor, Nenek 76 Tahun di Kota Kediri Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta
- Kegiatan Mlaku Bareng Dipadati Ribuan Warga PSHT Kota Kediri
Dan menjadi kota yang kondusif dan harmoni, aman, tentram, damai, maju dan sejahtera.
Pada acara ini, sebagaimana biasanya, diserahkan santunan untuk kurang lebih 100 anak yatim dari Panti Asuhan NU, Muhammadiyah dan anak-anak yatim di lingkungan Ponpes Wali Barokah dan sekitarnya, serta santunan untuk Dhuafa’ yang berjumlah kurang lebih 700 paket.
Ketua Ponpes Wali Barokah, Drs. H. Sunarto M.Si, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan ucapkan terimakasih atas kehadiran para undangan pada silahturahmi Forkopimda bersama ulama-umaro Kota Kediri dan Buka Puasa Bersama serta Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim dan Dhuafa.
"Pelaksanaan rangkaian silahturahim dan buka puasa bersama sore ini diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan sembako secara simbolis (kepada Dhuafa) oleh Bapak Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Toha,"kata H. Sunarto.
Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur dan komitmen Ponpes Wali Barokah dalam memperkokoh jalinan silahturahim yang telah terbangun selama ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




