Sementara itu, Kepala BPS Kota Kediri Emil Wahyudiono menjelaskan pada bulan bulan Januari 2025 terjadi inflasi month to month (m-to-m) sebesar -0,70% dan inflasi year on year (y-on-y) sebesar 0,54%.
Menurutnya, kelompok penyumbang tertinggi untuk inflasi bulan Januari 2025 secara m-to-m adalah pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau dengan andil inflasi sebesar 0,46% dan inflasi sebesar 1,71%.
Sedangkan untuk pendorong deflasi dari kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga dengan andil inflasi sebesar -1,29% dan inflasi sebesar -11,08%.
Komoditas penyumbang deflasi secara m-to-m periode ini, lanjutnya, yakni tarif listrik, bawang merah, telur ayam ras, pisang dan alpukat, serta ketimun, salak, tomat, jeruk, dan kacang panjang.










