Khofifah Indar Parawansa saat istighosah dan doa bersama yang digelar oleh PC Muslimat NU Bangil di Masjid Agung Bangil, Sabtu (25/1/2025) siang.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara istighosah dan doa bersama yang diselenggarakan oleh PC Muslimat NU Bangil di Masjid Agung Bangil, Sabtu (25/1/2025) siang.
Dalam acara yang dihadiri tiga ribu jemaah Muslimat NU tersebut, Khofifah mengajak untuk memanfaatkan akhir bulan Rajab ini dengan memperbanyak amalan kebaikan sekaligus menyiapkan diri menyambut datangnya bulan Sya'ban dan Ramadhan.
BACA JUGA:
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
- Anik Maslachah Tegaskan Peran Strategis Muslimat NU di Harlah ke-80
- Gubernur Khofifah Lepas 3.000 Pemudik Kapal Laut di Pelabuhan Jangkar Menuju Raas dan Sapudi
- Ekonomi Nurani dan Kepemimpinan Perempuan: Dari Ketangguhan Khadijah hingga Visi Sosial Khofifah–Lia
"Saat ini kita sudah sampai di penghujung bulan Rajab, bulan yang mulia. Allah akan melipatgandakan pahala orang yang bersedekah dengan ikhlas," kata Khofifah.
Ia mengatakan ada satu peristiwa yang sangat penting bagi umat Islam di bulan Rajab, yaitu peristiwa Isra’ Mi’raj. Di mana Nabi Muhammad mendapatkan perintah dari Allah SWT tentang kewajiban salat lima waktu.
Menurut Khofifah, peristiwa Isra’ Mi’raj tidak hanya menjadi tonggak sejarah spiritual umat Islam, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan ibadah.
"Salat lima waktu adalah kewajiban yang menjadi pilar utama dalam kehidupan seorang Muslim. Peristiwa ini mengingatkan kita untuk selalu menjaga hubungan dengan Allah SWT," tambahnya.
Khofifah juga mengajak jemaah Muslimat NU untuk menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai momen introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperkuat keimanan.
Ia berharap umat Islam dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Semoga kita semua dapat terus menjaga salat lima waktu sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan menjadikannya sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup," ucap Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




