Agus (50), preman kampung yang kerap palak PKL di Stadion Gelora Merdeka, dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok warga.
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Agus (50), preman kampung asal Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang kerap memalak pedagang kaki lima (PKL) di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, ternyata punya cara unik untuk melancarkan aksinya.
Informasi yang dihimpun, Agus memalak para PKL dengan meminta dagangan maupun uang mereka dengan kondisi mabuk atau usai menenggak minuman keras (miras).
BACA JUGA:
- Judi Sabung Ayam dan Domino Digerebek di Belakang Rumah Kades, Pemkab Probolinggo Turun Tangan
- Mega Guntara Terpilih Aklamasi Pimpin PMI Kota Probolinggo Periode 2026-2031
- 12 Camat di Kabupaten Probolinggo Resmi Dilantik Jadi PPATS
- Pengadaan Alkes RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Diselidiki Polda Jatim
Untuk menakut-nakuti korbannya, Agus mengaku memiliki khodam berupa tiga macan, meliputi macan kumbang, macan putih, dan macan reng-reng.
Bahkan, Agus juga mengaku kenal atau menjadi orang dekat calon Bupati Probolinggo terpilih, dr. Muhammad Haris (Gus Haris).
Hal ini disampaikan Itni (59), salah satu PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan saat ditemui di Mapolsek Kraksaan, Selasa (7/1/2025). Itni merupakan salah satu korban yang pernah dipalak Agus.
Ia mengaku dua kali dipalak oleh Agus, dengan dimintai dagangan yang dijualnya. Beruntung, ia belum dimintai uang oleh Agus.
"Pedagang lain ada yang pernah diminta uang, kalau saya belum pernah. Mintanya ya sambil bentak-bentak dan bahkan sampai mengancam jika tak dituruti," kata Itni.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




