Kiai Asep memulai pengajian kitab kuning khusus para mahasiswa dan mahasiswi UAC itu sekitar pukul 6 pagi setelah memberi pengajian yang sama di depan ribuan santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Kembangbelor Pacet Mojokerto. Jarak dari Pesantren Amanatul Ummah ke Kampus UAC sekitar 1 KM.
Kitab yang dibaca Kiai Asep adalah Kitab Mukhtarul Ahadits (Hadits-Hadits pilihan) dan Ibnu Aqil (gramatika bahasa Arab). Semua mahasiswa dan mahasiswi memegang kitab dan mencatat arti yang dibacakan Kiai Asep.
Bahasa yang digunakan Kiai Asep pun berbeda dengan ketika membaca kitab di depan para santri. Kiai Asep sering memakai bahasa Inggris saat membaca kitab di depan para mahasiswa dan mahasiswi UAC.
Yang menarik, peserta pengajian di masjid kampus UAC itu tidak hanya mahasiswa-mahasiswi Indonesia, tapi juga berasal dari luar negeri. Pantauan BANGSAONLINE, para mahasiswi asal Filipina itumengenakan pakaian hitam-hitam. Baik longdress maupun jilbabnya.










