Universitas KH Abdul Chalim Mojokerto Undang Said Aqil di Seminar Nasional Tasawuf

"Sekarang baru ada dari Filipina dan Thailand. Sebentar lagi dari Kamboja, juga akan menyusul dari Afganistan . Ya, kita akan mengawali dari negara negara yang sangat membutuhkan sekali peningkatan keilmuan dari warganya atau kaum musliminnya. Sebetulnya mereka ingin mempunyai perguruan perguruan tinggi yang maju, seperti Mahidol University yang pernah berkunjung di Amanatul Ummah," imbuhnya.

Ia pun menyebut akan ada konferensi internasional, yang nantinya dihadiri oleh para tokoh dari berbagai negara. Selain itu, Universitas KH Abdul Chalim bakal membangun 3 gedung dengan interior berkelas internasional di sebelah timur kampus.

Menurut dia, pembangunan tersebut akan semakin cepat selesai ketika dimotivasi oleh gemuruhnya kualitas kelimuan. Dengan demikian, Kiai Asep meminta mahasiswa Universitas KH Abdul Chalim untuk meningkatkan kualitas keilmuannya.

"Sudah hampir 3 jurnal scopus yang dimiliki oleh Universitas KH Abdul Halim. Terdapat 14 jurnal lagi, yang pada akhirnya semuanya akan terproses, dan akan diupayakan scopus semua. Berbagai perguruan tinggi negeri Islam, mereka menuliskan jurnal-jurnalnya berada di tempat kita, menuliskan tulisan-tulisan di tempat kita," tuturnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: