Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2024 yang digelar Disdikbud Kota Probolinggo.
KOTA PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Ada yang menarik saat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2024.
Di acara tersebut, Kepala Kejari Kota Probolinggo, Dodik Hermawan, meminta agar pejabat tidak takut dipanggil oleh Kejaksaan.
BACA JUGA:
- Ketan Kratok dan Tradisi Bi Bi Bi Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
- Gandeng Guru PAUD-TK, Disdikbud Kota Probolinggo Gelar Sosialisasi dan Senam Hari Ibu
- Hakordia 2025: Wali Kota Probolinggo Serahkan Piagam Penghargaan di Festival Edukasi Antikorupsi
- Gubernur Khofifah: Hakordia 2025 Momentum Perkuat Integritas dan Budaya Antikorupsi di Jawa Timur
"Jangan takut dipanggil oleh Kejaksaan sepanjang kita benar," tandasnya, Kamis (12/12/2024).
Saat menghadiri peringatan Hari Antikorupsi itu, Dodik Hermawan memberikan pemahaman tentang apa itu korupsi kepada ratusan peserta yang terdiri dari kepala kekolah, pengawa, serta guru TK, SD, dan SMP se-Kota Probolinggo.
Menurutnya, ada dua faktor terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan birokrasi.
"Yakni adanya niat dan peluang seseorang bisa melakukan korupsi," ungkapnya.
Sebagai aparat penegak hukum (APH), Kejaksaan tidak serta merta melakukan penangkapan terhadap seorang pejabat, meski sudah ada aduan atau laporan dari masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




