Pj Wali Kota Mojokerto bersama Sekdakot Mojokerto, dan Kepala Dikbud Kota Mojokerto saat menjajal nasi kotak bersama siswa-siswi SMPN 2 Kota Mojokerto. Foto: YUDI EKO PURNOMO/BANGSAONLINE
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemkot Mojokerto mulai menggulirkan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, yaknni makan bergizi gratis. Uji coba pemberian makanan bergizi bagi anak didik tingkat SD-SMP Negeri itu dilakukan Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, di SMPN 2 Kota Mojokerto, Rabu (20/11/2024).
Agenda tersebut dilakukan selama 2 hari, dengan anggaran bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Pada peluncuran itu sebanyak 14.000 dari 19.000 siswa SD-SMPN di Kota Mojokerto menerima paket karbohidrat, protein, nutrisi, vitamin, dan mineral serta susu yang memiliki kecukupan kalsium tinggi, selebihnya untuk siswa MI-MTs dicover oleh Kemenag setempat.
"Jadi hari ini Pemkot Mojokerto melaksanakan uji coba makan bergizi gratis. Hari ini uji coba khusus yang Negeri. Yang MI-MTs di bawah kewenangan Kemenag, tapi semua sudah kita hitung semua keperluan untuk makan bergizi gratis. InsyaAllah semua akan dilaksanakan 2025 dengan baik karena sudah kita uji cobakan," kata Ali.
Dengan uji coba ini akan diketahui apabila ada kekurangan akan dilakukan perbaikan. Terkait dengan pembiayaan, Pj Wali Kota Mojokerto mengatakan bahwa akan dilakukan sharing antara pemerintah pusat dan daerah.
"TAPD Kota Mojokerto sudah menganggarkan, jadi tidak ada masalah. Nanti kita akan paparkan dengan Banggar Legislatif," cetusnya.
Untuk besaran anggaran paket makanan, Pemkot Mojokerto telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan. Untuk SD, anggaran yang ditentukan sebesar Rp17.500,00. per kotak sedangkan SMP Rp20 ribu per kotak.
"Itu harus ada kecukupan terkait masalah karbo, sayuran, vitamin, susu dan ini sesuai kecukupan gizi, " ucap Ali.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




