Calon Wakil Wali Kota Malang ini Sebut Banyaknya Kampus Jadi Potensi Pengembangan Industri

"Misalnya industri tempe, dari kedelai menjadi tempe, dari tempe menjadi keripik kemudian dikemas, di branding dan lainnya. Ini juga sebuah industri. Nah kalau pembangunan cenderung harus bangun gedung, merubah lahan hijau, menjadi kuning. Kecenderungan orang cari mudahnya saja," paparnya.

Dimyati menambahkan, potensi atau lahan yang telah ada sebelumnya, tidak dimanfaatkan dengan optimal. Maka, nantinya hal inilah yang harus menjadi perhatian dan dilakukan dengan selektif dalam prosesnya.

Selain itu, optimalisasi pemasaran dari hasil produksi para UMKM haruslah dimaksimalkan dengan peran serta pemerintah didalamnya. Kebanyakan, produk UMKM hanya dikonsumsi secara domestik atau lokal.

Dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang mendapatkan support dari provinsi dan nasional, ini seharusnya menjadi etalase dari masyarakat di Kota Malang.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: