Terapkan 6 Pilar Transformasi Kesehatan, Pemkot Mojokerto Diapresiasi Dirjen Kesmas Kemenkes

Lebih lanjut, ia menyebut Kota Mojokerto telah meraih Universal Health Coverage (UHC) kategori utama yang merupakan ikhtiar bahwa kesehatan itu sesuatu yang utama, bagaimana nanti 2045 masyarakat Kota Mojokerto adalah masyarakat yang bugar yang siap songsong Indonesia Emas 2045.

ā€œIntegrasi Layanan Primer dengan pendekatan pemantauan wilayah setempat, kader-kader dibawah kita gerakkan, kita punya praeswari, kader motivator dan itu betul-betul kita briefing supaya mereka intens melakukan surveillance di bawah supaya jangan sampai ada satu masyarakatpun yang tidak mendapat layanan kesehatan, prinsipnya no one left behind,ā€ paparnya.

Dalam kesempatan ini, Maria menyampaikan telah berjalannya tranformasi kesehatan di seakan mimpi yang menjadi nyata. Oleh karenanya masyarakat seharusnya tidak hanya sekedar bisa mendapat pelayanan kesehatan tetapi juga mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.

ā€œMeskipun rumah sakitnya bisa operasi jantung, bisa pasang cathlab, tapi kita tidak ingin orang-orang ke rumah sakit. Itulah mengapa di Pustu, puskesmas dan kader harus keliling terus karena kita ingin mencegah, dengan pendekat jangan sampai sakit, jadi tidak lagi kalau sakit berobat,ā€ tuturnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: