Kekerasan Anak di bawah Umur Terulang Lagi di Tuban, Guru Pukul Murid Gunakan Kayu

"Korban kini masih merasakan sakit dan jarinya terpaksa harus diperban karena mengalami retak," terangnya.

Dikatakan Imanul, berdasarkan keterangan dari AP dan keluarganya, pemukulan itu berawal saat AP dituduh membuka tas dan mengambil barang milik teman perempuan sekelasnya. Kemudian, teman perempuan tersebut melapor kepada orang tua. Mendengar cerita dari anaknya, kemudian orang tua dari teman perempuan tadi datang ke sekolah dan melaporkan kejadian itu pada guru, Selasa (25/8). Saat itu, orang tua siswa perempuan itu ditemui oleh JZ. Setelah mendapat laporan, JZ menuju ke kelas AP dan mencarinya.

Saat itu JZ meminta yang mengganggu teman perempuan tersebut mengaku, namun tidak ada yang menjawab. "Lalu ada siswa perempuan menjawab dan menunjukkan nama (AP),” ujar Imanul dengan menirukan perkataan AP.

Saat mengetahui AP berjalan menuju ruang kelas, JZ langsung menyeretnya. JZ kemudian memukul AP menggunakan kayu di tubuh bagian paha kiri sebanyak dua kali dan telapak tangan. Pukulan itu, ujar Imanul, dilakukan JZ hingga berkali-kali. "Karena tidak tahan rasa sakit yang dialami, AP menangkis pukulan yang keempat kali itu menggunakan tangan dan mengenai jari kelingking," cerita perempuan berjilbab ini.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Kekerasan Anak di bawah Umur Terulang Lagi di Tuban, Guru Pukul Murid Gunakan Kayu - Halaman 2