Melihat tingginya kerawanan pelaksanaan Pilkada tahun 2024 ini, maka operasi kepolisian kewilayahan Mantap Praja Semeru 2024 diselenggarakan oleh Polda Jatim beserta jajaran, dan satwil jajaran, dengan didukung oleh TNI, instansi terkait dan mitra Kamtibmas lainnya.
Operasi Mantap Praja Semeru 2024, menurut Pj Wali Kota Kediri dilaksanakan dalam rangka pengamanan penyelenggaraan tahapan Pilkada selama 135 hari (sepanjang tahun 2024), terhitung sejak diberlakukan mulai tangal 19 agustus sampai dengan 31 desember 2024 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung dengan kegiatan penegakan hukum.
Pelaksanaan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 akan melibatkan 2.285 personel, dengan rincian, 576 personel dari Polres Kediri Kota, 31 personel TNI dan 1.678 personel Linmas.
“Kekuatan personel ini tidak hanya akan difokuskan untuk mengamankan kantor penyelenggara pilkada seperti KPU dan Bawaslu, tetapi juga untuk patroli dan pengamanan di 839 TPS kategori kurang rawan,” tambahnya.










