Menurut dia, kegiatan pendampingan diberikan juga materi-materi tentang pos kesehatan Pesantren, bagaimana mengadakan pos kesehatan Pesantren itu, kemudian bilamana ada masyarakatnya yang sakit bagaimana, kemudian untuk lingkungan yang sehat bagiamana.
"Selain itu juga akan dilakukan pendampingan untuk mmp (musyawarah masyarakat pesantren). Jadi diharapkan pondok pesantren itu bisa mengadakan mapping kegiatan warga pondok pesantrennya. Seperti yang sakit berapa, yang sehat berapa, kalau sakit sakitnya apa, kemudian kalau lingkungannya kurang bersih bagaimana, itu nanti yang akan dilakukan," paparnya.
Ia meyakini, ke depan acara serupa akan terlaksana secara berkesinambungan, dan sekaligus menciptakan kolaborasi antarsantri ponpes dan puskesmas.
"Harapannya dengan pertemuan ini semua peserta ikut aktif, dalam pendampingnya supaya ponpes sehat lingkungannya dan orangnya, sehingga terwujud Indonesia sehat," tuturnya.










