Komisioner KPID Jatim merangkap Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Sundari, saat melakukan peninjauan ke Radio Gen Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - KPID Jatim menemukan 80 persen Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) radio Sistem Siaran Jaringan (SSJ) tak memenuhi ketentuan konten lokal. Hal tersebut didapatkan dari hasil monitoring isi siaran dan laporan masyarakat.
“Ini sebenarnya masalah lama karena terkait kurangnya sumber daya anggaran untuk memproduksi konten lokal. KPID Jatim bersama radio berjaringan berusaha mencari solusi yang terbaik,” kata Komisioner KPID Jatim, Koordinator Bidang pengawasan Isi Siaran, Sundari, melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Rabu (24/7/2024).
BACA JUGA:
- DPD RI Lia Istifhama X KPID Jatim: RUU Penyiaran Harus Segera Disahkan
- Gubernur Khofifah Ajak KPID Jatim Sukseskan Kick Off Penyiaran Piala Dunia 2026
- Gandeng KPID Jatim, Dinsos P3A dan PMD Tuban Ajak Insan Media Ciptakan Jurnalisme Ramah Anak
- Lantik 7 Anggota KPID Jatim 2025-2028, Gubernur Khofifah Tegaskan Tantangan Penyiaran Era Digital
Menurut pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran, ia mengatakan bahwa radio SSJ wajib memenuhi konten lokal sebanyak 60 persen dari jam siaran. Ketentuan itu untuk pemerataan pendapatan iklan, mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan memberikan kesempatan daerah melakukan diseminasi informasi.
Sementara itu, Kepala Stasiun Prambors Surabaya, Arief Adipradana, menyatakan tidak bisa memenuhi konten lokal karena tidak ada anggaran untuk mempekerjakan penyiar, dan membuat konten. Pihaknya hanya ada 6 orang yang harus memastikan Prambors Surabaya dan Delta Surabaya.
“Kami meminta penambahan ke stasiun induk, tapi di stasiun induk Jakarta juga mengalami perampingan pegawai. Terus terang, gaji kami masih dipotong,” ujarnya saat pengawasan lapangan yang dilakukan oleh KPID Jatim.
Begitu pula dengan Radio Gen Surabaya yang terpaksa merumahkan sebagian besar pekerjanya karena keterbatasan anggaran pada Mei 2024. Program Director Gen FM, Anggie Koeswinanto, mengaku mulai menata lagi program siaran, dan sempat hanya menyiarkan siaran Jakarta, lalu bersiaran lokal di sore hari.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




