Oleh karena itu, menurut Luhut, family office perlu dibentuk mengingat tingginya permintaan.
Diketahui, Luhut menyebut dalam Rapat Kerja Badan Anggaran DPR RI beberapa waktu lalu, jika Indonesia membentuk family office maka negara bisa meraup dana hingga US$ 200 juta atau setara dengan Rp 3,2 triliun.
Santer dibicangkan, jika family office rencananya akan diterapkan di Bali.
Bukan tanpa alasan. Karena Bali merupakan destinasi wisata unggulan Indonesia. Banyak dilirik oleh investor untuk berinvestasi di Indonesia.










