Syaikh A’la Muhammad Mustofa Na’im, ulama muda Alexndia Mesir mencium tangan Prof Dr KH Asep Sifuddin Chalim, MA, penuh ta'dzim dan tawadlu di Masjid Raya KH Abdul Chalim Amanatul Ummah. Ahad (30/6/2024). Foto: M.Mas'ud Adnan/bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Peristiwa Habib Pasuruan yang merendahkan putra pendiri NU, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA yang dimuat BANGSAONLINE edisi 23 Juni 2024 ternyata viral. Bahkan berita berjudul Putra Pendiri NU Direndahkan Habib Pasuruan di Depan Umum itu dibahas di berbagai kanal YouTube.
Yang menarik, ternyata warga Pasuruan tidak membela si Habib. Mereka justru merasa malu di wilayahnya ada seorang Habib merendahkan putra pendiri NU.
BACA JUGA:
- Luar Biasa! Santri MBI Amanatul Ummah Diterima di 17 Kampus Top Dunia di Berbagai Negara
- Spektakuler! PP Amanatul Ummah Wisuda 565 Penghafal Quran, 128 Santri Hafal 30 Juz
- Wakil Rais Aam Mundur dari Koperasi BUMNU, Kiai Afif: Saya Baru Tahu Kalau Jadi Pengurus
- Apresiasi Kerja Keras Menhaj, Kiai Asep Minta Jemaah Tak Paksakan Diri Ibadah di Masjid Haram-Nabawi
“Saya orang PASURUAN. Malu sama sikap pak toupik. Dia semakin ketahuan nasabnya akan kebongkar. Tetep nderek kyai,” tulis @lukmankhakim2997.
Sebaliknya, mereka membela Kiai Asep Saifuddin Chalim.
“Kyai Asep akan semakin bersinar dan akan tambah berwibawa....Salam hurmat utk Romo Kyai Saifuddin,” kata @kustarimustofa745.
“Hati ini terasa menangis, melihat ulama pribumi di rendahkan, di mana PBNU,” tulis @Sumardi2023-mp2xs.
“Doktrin habib.....1 habib bodoh lebih mulia daripada 70 kyai alim......ini bukti habib lebih berkuasa.....habib berani merendahkan kyai kyai kita.....,” tulis @naryosunaryo6642.
“Mufti Yaman baru saja mengeluarkan fatwa membatalkan nasab ba Alwi... Kami berharap PBNU segera bertindak... Karena korban dari para habib.... ini adalah warga NU...,” tulis @wanodyameraki.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, mengalami penghinaan saat menghadiri undangan pengajian di Probolinggo Jawa Timur. Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Mojokerto Jawa Timur itu diundang seorang Habib yang mantan Wakil Bupati untuk acara haul abahnya di kediamannya di Probolinggo.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




