Aksi PMII saat demo di depan Kantor Bupati Tuban memprotes kebijakan pemkab yang menghapus SKTM dari syarat berobat bagi warga miskin.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tuban menggelar demo di depan Kantor Bupati Tuban, Selasa (14/5/2024).
Mereka melakukan demo lantaran Pemkab Tuban diduga telah menghentikan program SKTM (surat keterangan tidak mampu). Surat tersebut kini sudah tidak bisa digunakan warga miskin untuk berobat ke fasilitas kesehatan.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Pemkab Tuban Salurkan 42 Hewan Kurban, Dibagikan ke Kecamatan hingga Ormas
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
"Aksi ini kami lakukan karena Pemkab Tuban telah memberangus SKTM, yang mana program itu untuk warga miskin hendak berobat," kata Ketua PMII Cabang Tuban, Ahmad Wafa Amirallah.
Aksi ini juga bagian dari protes mahasiswa terhadap Pemkab Tuban, lantaran sebelumnya terdapat warga miskin yang meninggal dunia karena tidak bisa berobat menggunakan SKTM.
Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, ternyata program SKTM ini sudah dihapus per 1 Mei 2024.
"Kemarin ada warga yang meninggal lantaran tak punya uang untuk berobat. Sedangkan, SKTM sendiri sudah dihapus (tak berlaku) oleh pemkab," tegasnya.
Karena itu, para mahasiswa meminta Pemkab Tuban segera memberlakukan kembali penggunaan SKTM bagi warga tak mampu yang hendak berobat. Mereka juga mendesak pemerintah membuat kebijakan yang pro terhadap warga miskin.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




