Ali mengaku senang dan bangga dengan antusias ribuan penonton yang menyaksikan agenda tersebut. Lomba dimulai dari Balai Kota Mojokerto dan melalui Jalan Gajah Mada, Jalan Taman Siswa, Jalan Letkol Sumarjo, Jalan A Yani, dan selesai di Alun-Alun Wiraraja.
"Pemkot Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Parade Patrol Ramadan ini, untuk ikut menyemarakkan bulan ramadan dan menumbuhkan nilai keharmonisan dan tradisi yang terkandung dalam seni musik patrol," ujarnya.
"Memang, musik patrol ini memang identik dengan bulan Ramadan, yang biasannya untuk membangunkan warga yang akan sahur. Musik patrol juga bagian elemen musik tradisional yang bisa menyatukan berbagai elemen masyarakat, serta menguatkan tali silatirahim diantara para pelajar," imbuhnya.
Ia menyebut, gelaran ini telah menjadi agenda rutin tahunan dari Pemkot Mojokerto yang diperlombakan.










