Ia menyampaikan bantuan yang diberikan kepada poktan kali ini bersumber dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT).
"Saat ini Nganjuk masih menjadi sentra produksi padi dan bawang merah, selain tembakau. Hal inilah dari DBHCHT diberikan bantuan berupa alat angkutan dan traktor," ungkapnya.
BACA JUGA:Pemkab Nganjuk Raih UHC Awards 2026
Nur Solekan berharap bantuan yang diberikan bisa meningkatkan produksi hasil pertanian dan kesejahteraan petani.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Nganjuk, Muslim Harsoyo, berharap bantuan sarana dan prasarana tersebut dapat mengurangi biaya ongkos angkut dan operasional lainnya.










