SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) 2023 akan digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Timur. Acara dilakukan serentak di 16 kabupaten dan kota di Jawa Timur dengan melibatkan total 3.000 pelaku UKM maupun UMKM pada 20-22 Oktober 2023 mendatang.
Kabupetan/kota yang dijadikan lokasi JSEF yakni Kabupaten Madiun, Ponorogo, Bojonegoro, Malang, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Pamekasan, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Tulungagung, serta Kota Batu dan Kota Surabaya.
BACA JUGA:
- Bapenda Jatim Umumkan Pemutihan Pajak Tahap II Berlaku 1 Oktober-30 November 2025
- Gubernur Khofifah Bebaskan Pajak Daerah untuk Masyarakat di Hari Jadi ke-80 Jatim
- Pemkab Gresik Raih Penghargaan Peringkat Pertama Capaian Investasi di Jawa Timur
- Membaur Bersama Ribuan Masyarakat di Jatim Phoria 2024, Adhy Karyono Ucapkan Terima Kasih
Para peserta juga sudah melewati proses kurasi produk untuk mengukur kualitas. Ada produk fashion, kriya, makanan, minuman, dan sub sektor ekonomi kreatif lainnya. Bahkan produk unggulan SMA/SMK.
Ketua Panitia JSEF 2023, Awi Setiawan, mengungkapkan perhelatan ini menjadi momentum kebangkitan pelaku usaha kecil dan menengah. Sebab, akan ada business matching sebagai peluang pasar ekspor. Antara lain bersama China Trade Fair.
“Kami ingin mewadahi UMKM Jatim supaya naik kelas,” kata Awi di Surabaya, Jumat (22/9/2023).
“Acara ini mengusung konsep menarik. Ada program one day with OPD. Ada juga nuansa religi bersarung fashion week bertepatan momentum Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2023. Beragam kompetisi, talkshow, dan hiburan turut mewarnai dan ratusan stand UMKM menjadi poin utama dalam pameran,” urai Awi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




