Mahasiswa Dapat Uang Rp3-4 Juta Tiap Bulan, Laporan BANGSAONLINE dari Brunei Darussalam

Menurut dia, banyak warga Indonesia yang tinggal di Brunei. Tapi statusnya bukan warga negara.

Kesultanan Brunei Darussalam juga memberikan fasilitas dan kemudahan biaya kepada mahasiswa dari luar Brunei, terutama untuk mahasiswa Pascasarjana. HARIAN BANGSA sempat bertemu beberapa mahasiswa asal Indonesia yang lagi kuliah di Brunei. Diantaranya Fatahillah asl Aceh. "Kalau mahasiswa asing tak dapat uang," kata Fatahillah. Tapi Kesultanan Brunei memberikan dua pilihan. Yaitu bayar SPP/UKT atau mengajar di S1 dengan rewadr bebas biaya pendidikan. "Kalau bayar penuh mahal. Sekitar Rp 100 juta kalau kita krus uang rupiah," kata Fatahillah.

Karena itu para mahasiswa asing, tetmasuk mahasiswa asal Indonesia, memilih membantu mengajar di S1.Dengan demikian bebas biaya kuliah. Tinggal mencari living cost atau biaya hidup sehari-hari.

Fatahillah sudah selesai kuliahnya. Ia menulis disertasi cukup menarik. Yaitu tentang Pembedahan atau Operasi Plastik dalam Mazhab Syafi'i. "Kajian Perbandingan Fatwa-Fatwa di Brunei Darussalam dan Indonesia," tuturnya kepada HARIAN BANGSA.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: