MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Bupati Mojokerto dr Ikfina Fatmawati mengukuhkan 42 Bidan Delima tahun 2023 di Pendopo Graha Maja Tama, Kamis (6/7/2023). Bupati berharap para tenaga medis yang mendapatkan sertifikasi baru tersebut dapat menjaga dan memberi jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat agar lebih baik lagi.
"Dalam profesi kebidanan para bidan ini, ada satu upaya untuk menjamin standar kualitas dari para bidan, khususnya praktik mandiri. Supaya masyarakat mendapatkan layanan yang standar dan berkualitas dari organisasi profesi bidan ini," ujar Bupati Ikfina.
BACA JUGA:
- BPJS Kesehatan Mojokerto Gelar Skrining Kesehatan di SMAN 1 Sooko
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Pria Asal Jombang Ditemukan Meninggal di Depan Musala Hotel Tegalsari Mojokerto
- Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya?
Setiap praktik mandiri yang memiliki plang Bidan Delima, lanjut Bupati Ikfina, maka praktik bidan tersebut terjamin.
Pengukuhan bidan delima angkatan ke-4 ini terbilang membanggakan. Perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Mojokerto itu berharap agar angkatan ke-5 segera menyusul.
"Siapa yang menjamin organisasi profesi bidan, maka harus ada evaluasi lagi karena ini betul-betul merupakan satu jaminan bagi masyarakat. Agar masyarakat nanti tentu akan bisa memilih ketika ingin mendapatkan pelayanan dari praktik mandiri bidan," imbuhnya.
Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Mojokerto, Rani Juliastuti, mengamini arahan bupati. Tujuan Bidan Delima adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Di samping itu guna meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana serta mempercepat penurunan angka kesakitan kematian ibu bayi dan anak.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




