TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara tak hati-hati menyalakan lilin saat malam dua sembilan atau malam songo, dua rumah warga Kabupaten Tuban mengalami kebakaran hebat, Rabu (19/4/2023).
Kabid Pemadam Kebakaran, Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutaji mengatakan kebakaran tersebut terjadi di dua tempat yang berbeda dengan waktu yang hampir bersamaan.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
Kebakaran menimpa rumah di Desa Tergambang, Kecamatan Bancar dan di Desa Kedungjambangan, Kecamatan Bangilan.
"Dua lokasi ini terbakar karena awalnya menyalakan lilin dan lalu menyambar seisi rumah," terang Sutaji saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
Kata dia, kebakaran yang terjadi di Desa Tergambang, Kecamatan Bancar berawal saat anak korban, Mia, menyalakan lilin. Saat menyalakan lilin, sang ibu yang bernama Kasti sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang akan dijual eceran.
Diduga karena jarak terlalu dekat, sehingga api lilin tersebut menyambar BBM yang telah dituangkan oleh Kasti.
"Karena api terus menyambar, sehingga korban meminta pertolongan kepada warga sekitar," ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




