Dalam bedah buku itu, sebanyak 135 pengasuh dan perwakilan Pondok Pesantren serta 65 pengurus NU plus Badan otonom (Banom) NU tumplek di PP Manhalul Maarif Darek Lombok Tengah.
Para tuan guru, kiai dan ustadz itu mengaji managemen pengelolaan pondok pesantren kepada Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dalam kemasan bedah buku Kiai Miliarder Tapi Dermawan.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
Buku setebal 525 halaman itu kini memang viral dan dibedah di berbagai kabupaten dan provisi, seluruh Indonesia, termasuk di Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih Jakarta, Pascasarjana Unair Surabaya dan kantor gubernur Kalimantan Tengah serta kantor Bupati Aceh Utara.











