Ahmad Kholili Kholil bersama Sudiono Fauzan di Halaman Ponpes Cangakan Bangil.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ahmad Kholili Kholil, Anggota PBNU bidang LBM, menyatakan siap berjuang untuk memenangkan H. M. Sudiono Fauzan apabila ketua DPRD tersebut benar-benar running sebagai cabup di Pilkada Pasuruan 2024.
"Jika Mas Dion jadi Calon Bupati Pasuruan, saya siap perjuangkan kesuksesan Mas Dion," ujarnya saat ditemui di Halaman Ponpes Cangakan, Bangil, Pasuruan, Kamis (2/2/2023).
BACA JUGA:
- Pimpinan LSM Pasdewa Turut Pertanyakan Sisa Anggaran Pilbup Pasuruan 2024: Rp1,5 M Lari ke Mana?
- KPU Tak Kunjung Laporkan Sisa Anggaran Pilbup Pasuruan, Dewan: Dua Bulan Habis Rp5 Miliar?
- KPU Kota Pasuruan Resmi Tetapkan Adi Wibowo-M Nawawi Jadi Kepala Daerah Terpilih
- KPU Tetapkan Paslon Rusdi-Shobih Peraih Suara Terbanyak di Pilbup Pasuruan 2024
Dia menjelaskan bahwa Mas Dion panggilan akrab Ketua DPRD tersebut merupakan alumni Ponpes yang diasuh olehnya. Jadi secara karakteristik Mas Dion, ia sangat memahami.
Pria yang akrab disapa Gus Oying itu menjabarkan bahwa Sudiono Fauzan merupakan santri yang punya pengabdian tinggi kepada guru-gurunya. Tidak hanya saat menjadi santri, meski sekarang sudah jadi tokoh besar pun, Sudiono Fauzan selalu menjaga silaturahmi dengan Keluarga Besar Ponpes Cangakan.
"Mas Dion niku khidmah e luar biasa, Mas Fuad (wartawan HARIAN BANGSA). Baik dateng dzurriyah senior maupun junior (Mas Dion pengabdiannya luar biasa, baik kepada keluarga ponpes yang sepuh maupun yang muda)," ungkapnya.
Soal kontribusi kepada pesantren, Kholil juga menyatakan bahwa Sudiono Fauzan telah banyak menyumbang pembangunan, kesehatan, serta kegiatan-kegiatan yang ada di pesantren.
Tidak hanya di Ponpes Cangakan saja, politikus PKB itu juga selalu peduli terhadap kegiatan-kegiatan pendidikan atau pesantren.
"Kita sama mengetahui bagaimana Mas Dion berjuang memajukan Kampus Staipana. Dari situ sudah cukup mengenal beliau," jelas Gus Oying.
Ia berharap, jika di kemudian nanti Mas Dion ditakdirkan jadi bupati, agar tetap khidmat kepada para masyayikh, alim ulama, khususnya para kiai NU di Kabupaten Pasuruan. (afa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




