
"Jika dalam keluarga sendiri tidak bisa menerapkan moderasi, bagaimana bisa menjalani moderasi beragama dengan yang lain agama," tuturnya.
Menurut dia, untuk mewujudkan Indonesia rukun itu gampang, pahami kalimat pendek bahwa Indonesia adalah rumah kita. Menurutnya, indikator moderasi beragama ada empat, pertama komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan penerimaan terhadap tradisi.
"Ingat, yang di moderasi adalah cara pandang dalam memahami agama, bukan agamanya yang dimoderasi. Jadikan agama sebagai inspirasi, jangan jadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye atau mendulang suara, tapi jadikan itu sebagai pusat ibadah," paparnya.










