Petugas BNNK Tuban saat mengumpulkan sampel tes urin penghuni kos di wilayah industri.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - BNN Kabupaten Tuban gencar melakukan razia di sejumlah indekos saat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023.
Jika biasanya, menyasar wilayah perkotaan, kali ini razia yang dilakukan petugas menyisir indekos dan pemukiman warga yang berada di kawasan industri besar Kabupaten Tuban. Salah satunya, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak.
BACA JUGA:
- DPRD Tuban Dorong Penguatan Gerakan Literasi, Soroti Minimnya Pemahaman Demokrasi Pelajar
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
"Tadi malam kita melakukan pemberdayaan masyarakat melalui skrining tes urine di tempat kos area pabrik semen wilayah Desa Temandang, Kecamatan Merakurak," ucap Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana, Selasa (20/12/2022).
Ia menambahkan, kegiatan razia di sekitar industri pabrik itu dilakukan, sebagai antisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba menjelang Nataru 2023, khususnya wilayah perindustrian.

"Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban merupakan salah satu program nasional Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang dicanangkan BNN Kabupaten Tuban di Tahun 2022," imbuhnya.
Menurut Made, kedepannya, kegiatan razia serupa juga akan terus dilakukan, bahkan juga akan dilakukan dengan skala yang besar atau razia gabungan. Hasilnya, dari 39 sampel tes urin penghuni indekos dan masyarakat, 38 orang negatif, dan 1 orang positif benzo yang terindikasi dari penggunaan obat dengan resep dokter.
"Masih ada beberapa tempat, kalau razia gabungan besar nanti kita kabari teman-teman media," tutupnya. (gun/sis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




